Bukan siapa-siapa

Review Artikel Mengoptimalkan Pendidikan Karakter untuk Membangun Peradaban Bangsa yang Unggul

Review Artikel Mengoptimalkan Pendidikan Karakter untuk Membangun Peradaban Bangsa yang Unggul

Reviewer: Renni Yusdardilla Putri

Judul Artikel                         : Mengoptimalkan Pendidikan Karakter untuk Membangun
                                                  Peradaban Bangsa yang Unggul
Nama Penulis                         : Ari Sri Subekti
Jumlah Halaman                   : 7 halaman



Tulisan ini berisi hasil review saya terhadap artikel “Mengoptimalkan Pendidikan Karakter untuk Membangun Peradaban Bangsa yang Unggul”, yang ditulis oleh Ari Sri Subekti (2014). Tujuan review ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis pentingnya pendidikan karakter untuk membangun peradaban bangsa agar memiliki kualitas yang unggul.
Saya menemukan bahwa Subekti (2014) menyampaikan untuk menciptakan peradaban bangsa yang unggul diperlukan pengoptimalan pendidikan karakter dengan cara menanamkan nilai-nilai luhur baik di dalam dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat (paragraf 4, halaman 3). Dari pernyataan tersebut terlihat bahwa pendidikan karakter tidak hanya ditanamkan oleh beberapa pihak saja, akan tetapi semua pihak bertanggung jawab dan mengambil peran penting untuk menanamkan pendidikan karakter bagi setiap orang.
Peran dalam masing-masing pihak berbeda-beda. Masing-masing memiliki perannya tersendiri. Dalam dunia pendidikan guru berperan penting dalam penanam karakter melalui proses belajar mengajar, baik internal (di dalam kelas) maupun eksternal (ketika di luar kelas), seperti menanamkan sikap jujur, toleransi, bertanggung jawab, dan lain sebagainya. Begitu juga dalam lingkungan keluarga, penanaman karkater dalam keluarga memiliki peran yang lebih besar karena keluarga adalah sekolah pertama bagi anak-anak. Semua pendidikan bermula dari keluarga, seperti penamanan karakter religius, jujur, bertanggung jawab dan 18 pendidikan karakter lainnya semuanya dimulai dari keluarga. Sedangkan sekolah dan masyarakat merupakan sarana untuk memperkuat karakter yang telah dibentuk dari keluarga tersebut.
Selain itu, untuk mendukung pengoptimalan karakter tersebut, dukungan dari pemerintahan juga sangat penting, terutama dalam kebijakan sistem pendidikan, sarana dan prasarana berbagai media, penggunaan internet, dan konten-konten lainnya yang bermanfaat agar karakter yang telah dibentuk oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat tidak akan sia-sia dan menguap dengan cepat. Akan tetapi jika semua pihak mengambil peran penting tersebut maka karakter yang telah dibentuk dan ditanamkan dalam diri anak akan mengendap dan akan bertahan lama. Karena pembentukan dan penanaman karakter akan membentuk suatu siklus yang teratur seperti siklus hujan dan siklus jaring-jaring makanan atau rantai makanan, yang jika terputus maka akan menimbulkan berbagai macam masalah, dan karakter yang telah dibentuk tersebut akan sia-sia.
Secara umum, tulisan Subekti telah bisa memberikan pengetahuan baru tentang bagaimana mengoptimalkan pendidikan karakter untuk membangun peradaban bangsa yang unggul. Agar bisa lebih memberikan deskripsi yang mendalam, saya merekomendasikan untuk membaca dan menelaah artikel tersebut sehingga pemahaman tentang pendidikan karakter semakin baik.



2 comments: